Mitsubishi Melaju dengan Spirit Baru

Imam Choeru Cahya, Group Head MMC Sales Group & Marketing Division PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB)

Tak ingin hanya jadi jagoan di segmen mobil niaga, Mitsubishi meluncurkan kampanye Brand New Day sebagai pertanda makin serius menggarap segmen mobil penumpang. Brand New Product, Brand New Service, dan Brand New People menjadi jurus ampuhnya.

Belakangan iklan-iklan Brand New Day PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) memborbadir pendengaran dan penglihatan kita. Distributor resmi kendaraan Mitsubishi Motors di Indonesia ini memang tengah mengomunikasikan kampanye barunya, melalui iklan di televisi (televisi commercial/TVC), media cetak dan online, media digital dan media sosial, hingga berbagai event nasional. Dengan dukungan musik apik serta suara merdu Vanesha Prescilla, yang sekaligus menjadi duta merek Mitsubishi Motors di Indonesia, iklan Mitsubishi terasa istimewa.

Dengan kampanye tersebut, Mitsubishi ingin menegaskan kepada khalayak bahwa kini ia makin serius menggarap bisnis kendaraan penumpang, tidak hanya jagoan jualan di segmen mobil komersial/niaga melalui merek Fuso yang merajai pasar dan tak pernah tergoyahkan. Keseriusan KTB menggarap segmen penumpang sangat terlihat. Selain menghadirkan slogan citra Brand New Day, KTB juga memisahkan manajemen pengelolanya, yaitu Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MFTBC) yang fokus memasarkan mobil niaga dan Mitsubishi Motors Corporation (MMC) yang fokus memasarkan mobil penumpang.

Berbagai varian Mitsubishi yang dikelola MMC adalah Pajero Sport (kategori sport utiliy vehicle/SUV), Delica (medium multipurpose vehicle/MPV), Outlander (mediun SUV 2000cc), dan Mirage (city car). Selain itu, MMC juga memasarkan mobil kategori Light Commercial Vehicle (LCV) seperti mobil kabin dobel Triton (dulu bernama Strada), Colt L 300 (small pick up) dan T 1200 SS (mini pickup).

Budaya dan etos kerjanya pun turut berubah. Seperti di MMC, slogan citra Brand New Day menjadi spirit baru. Maklum, dalam slogan citra Brand New Day yang resmi diluncurkan KTB pada 15 Agustus 2016 juga terdapat tiga komitmen baru yang disepakati, yaitu Brand New Product, Brand New Service, dan Brand New People.

Tiga Konsep Brand New Day

Imam Choeru Cahya, Group Head MMC Sales Group & Marketing Division, menjelaskan tiap-tiap komitmen itu. Pertama, Brand New Product. Seperti yang telah diketahui, KTB Mitsubishi Motors saat ini konsisten mengembangkan kendaraan penumpang untuk konsumen Indonesia, dengan teknologi dan desain terbaru. Di antaranya, peluncuran Mitsubishi Pajero Sport dan New Mirage tahun ini. KTB juga memanfaatkan momen Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 Agustus lalu untuk meluncurkan Pajero Sport Limited Edition serta Triton Lightning.

“Komitmen ini tentunya akan berlanjut dengan rencana peluncuran small MPV Mitsubishi di 2017,” katanya. Di tahun yang sama, Mitsubishi juga akan meresmikan pabrik baru, Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, yang berlokasi di Greenland International Industrial Center (GIIC) Kota Deltamas, Cikarang, Bekasi yang akan secara khusus memproduksi kendaraan untuk pasar domestik dan ekspor.

Pabrik yang memiliki kapasitas produksi 160 ribu unit per tahun tersebut dibangun sejak 24 Maret 2015 dan akan memulai operasinya pada April 2017. Model yang akan diproduksi adalah SUV terbaru Pajero Sport karena selama ini Pajero Sport diimpor dari Thailand. Lalu, akan diikuti dengan model terbaru small MPV yang merupakan andalan baru Mitsubishi, serta Colt L300 (saat ini masih diproduksi secara konsinyasi). Sebagian dari hasil produksi ini akan diekspor ke negara ASEAN lain sebagai pusat produksi terbesar di ASEAN setelah pabrik Laem Chabang di Thailand. “Adapun komposisi produksinya 80 ribu unit dialokasikan untuk small MPV, 60 ribu unit untuk domestik, dan 20 ribu unit untuk ekspor,” ungkap Imam.

Kedua, Brand New Service, yaitu komitmen KTB Mitsubishi Motors untuk mengembangkan layanan bagi pelanggan Indonesia sehingga mampu meningkatkan kepuasan pelanggan, baik dari sisi penjualan maupun pascajual dengan jaringan yang luas di seluruh Indonesia. Saat ini, KTB berkonsentrasi dalam mengembangkan jaringan dealer kendaraan penumpang yang diperluas di seluruh Indonesia. Selain itu, KTB juga mengoptimalkan layanan penjualan dan pascajual yang sudah ada, seperti Mitsubishi Customer Support, Service Booking, Service Quick Pit, dan Bengkel Buka Minggu. Saat ini KTB telah memiliki total jaringan dealer sebanyak 252 gerai, termasuk 83 dealer khusus untuk mobil penumpang.

Ketiga, Brand New People, yaitu ketika Mitsubishi memiliki pilar yang kuat dalam hal produk dan layanan, hal itu akan memberikan dampak positif kepada pengendara (People). Baik bagi para pemilik kendaraan Mitsubishi maupun calon pelanggan. Itu sebabnya, KTB pun terus meningkatkan ikatan dengan pelanggan dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Salah satu yang dilakukan KTB adalah menjalin kerja sama dengan Kidzania, untuk menyediakan pengalaman dan edukasi otomotif bagi anak-anak Indonesia serta memperkuat hubungan dengan para orang tua. Rencana peluncuran produk small MPV dan produk unggulan lainnya di masa depan akan membuat KTB memasuki teritori baru dan bertemu dengan calon pelanggan baru, sekaligus mempertahankan pelanggan setia sebelumnya. “Dengan memberikan pengalaman yang lengkap dan memuaskan dari sisi produk dan service, kami berharap dapat membuat tiap individu menjadi Brand New People yang merasakan Brand New Day dalam kehidupannya sehari-hari,” ucap Imam.

Selain berbagai langkah yang diambil seperti di atas, dalam strategi pemasarannya KTB tidak memberikan diskon kepada pembeli, tetapi lebih mendekatkan diri kepada pelanggan dengan komunikasi keunggulan produk dan aktivitas strategi promosi, baik above the line maupun below the line. KTB juga rutin menyelenggarakan berbagai aktivitas seperti uji kendara dan touring. Juga, menggaet berbagai komunitas karena merekalah yang aktif menyebarkan informasi sehingga menjadi sebuah strategi word of mouth marketing yang ampuh.

Saat ini komunitas yang resmi terdaftar di KTB ada tiga, yaitu Pajero Owners Community, Pajero Sport Family dan Pajero Indonesia One. Masing-masing memilki anggota ribuan orang. KTB fokus pada tiga komunitas besar ini agar bisa in-line dan bersinergi dengan mereka.

Media digital dan media sosial tak luput digarap KTB. Malah, saat ini makin diperkuat. Media ini bisa menjadi sarana efektif untuk menyebarkan informasi kepada pelanggan dan masyarakat. Sekaligus bisa menampung aspirasi, masukan pengembangan produk dan layanan, hingga keluhan pelanggan. Medsos yang saat ini digunakan dan terus diperkuat adalah Facebook, Twitter dan Instagram.

Kinerja Mitsubishi

Bicara soal kinerja, saat ini penjualan Mitsubishi di bawah MMC atau di luar penjualan mobil niaga adalah sebesar 35.530 unit dengan penguasaan pasar 26,8% selama Januari-Oktober 2016. Memang terjadi penurunan karena kondisi ekonomi yang belum kondusif dibanding periode yang sama di tahun lalu yang mencapai 48 ribu unit (26,8%).

Kontributor terbesar bagi MMC adalah Pajero Sport. Kendaraan SUV ini mulai dipasarkan di Indonesia pada semester II/2009. Jika diakumulasikan penjualannya hingga Oktober 2016, Pajero Sport versi lama mencapai 77.193 unit. Adapun All New Pajero Sport yang diluncurkan 29 Januari 2016, total penjualannya 15.137 unit hingga Oktober 2016. Rata-rata penjualan Pajero Sport lama pada tahun lalu sekitar 1.000 unit per bulan, tetapi dengan adanya All New Pajero Sport, tahun 2016 ini rata-rata penjualannya mencapai lebih dari 1.500 unit per bulan.

Hingga Oktober 2016, penguasaan pasar Pajero Sport di segmen Mid SUV 4X4 cukup menonjol, yakni 66,8% dengan total penjualan 1.684 unit (ritel) dan ini sebagai pemimpin pasar. Sementara penguasaan pasar di segmen Mid SUV 4X2 sebesar 32,1% dengan total 14.529 unit.

Bagaimana penjualan varian lainnya selama Januari-Oktober 2016? Mirage terjual 3.029 unit atau menguasai 15,1% pangsa pasar di segmen city car class A. Di periode yang sama tahun lalu, sebanyak 5.341 unit (pangsa pasar 17%). Jadi, ada penurunan penjualan di tahun ini. Lalu, Delica segmennya kecil sekali, pasarnya menyusut dengan penjualan 265 unit (7%). Tahun lalu penjualannya 380 unit (7,6%). Lalu, Outlander Sport sepanjang Januari-Oktober terjual 1.478 unit (12%). Di periode sama di tahun lalu, 2.196 unit (16%).

Beralih ke kategori LCV seperti Triton, sepanjang Januari-Oktober terjual 5.393 unit dengan penguasaan pasar 52,3%. Di periode yang sama tahun lalu, sebanyak 5.686 unit (penguasaan pasar 53%). L300 terjual sebanyak 17.682 unit (77%). Di periode yang sama tahun lalu, 19.305 unit (75%). Lalu, T120SS terjual 12.432 unit (13%) atau turun dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 22.643 unit (15,9%).

Agam Yudha, pengamat otomotif, menilai keseriusan KTB untuk memperkuat cengkeramannya di segmen kendaraan penumpang memang sangat kentara. Seperti, membuat kampanye Brand New Day dan membuat pabrik baru. “Hadirnya pabrik baru Mitsubishi akan menjadi hidup baru bagi KTB,” kata Agam. Maklum, Pajero Sport akan dibuat di pabrik barunya tersebut. Selama ini, ketika Pajero Sport diimpor, sangat berpengaruh terhadap citra bahwa mobil impor lebih mahal dan lebih sulit mencari suku cadangnya dibandingkan diproduksi di dalam negeri. Artinya, Pajero Sport tahun depan makin diminati dan bakal bersaing ketat dengan pesaing tangguhnya, Toyota Fortuner.

Selain itu, di pabrik baru tersebut, Mitsubishi akan memproduksi small MPV yang hingga kini belum ada namanya. Hanya saja, bentuk kendaraannya pernah ditampilkan di GIIAS 2016 dan respons pasar cukup positif. Tak mengherankan, mobil MPV Mitsubishi ini pun bakal menjadi jagoan baru KTB. Pasalnya, pasar terbesar di Indonesia adalah MPV, dan KTB bakal menggarap segmen gemuk yang selama ini didominasi Toyota Avanza, Daihtasu Xenia dan Honda Mobilio.

Diluncurkannya model small MPV tahun depan juga menjadi keuntungan tersendiri. Maklum, semua ATPM sudah meluncurkan model barunya tahun lalu dan tahun ini. Dipastikan, small MPV yang diluncurkan KTB juga akan diminati pasar yang memang suka dengan model dan desain baru. “Jadi, sudah sepantasnya kalau ingin lebih serius menggarap segmen mobil penumpang, Mitsubishi harus memberikan perlakuan khusus dengan memisahkan manajemen yang mengelola mobil niaga dan penumpang, serta gencar berkampanye,” ujar Pemimpin Redaksi OtomotifMagz.com itu.

Dengan keseriusannya tersebut, bisa dipastikan mimpi KTB menjadi pemain nomor tiga di segmen mobil penumpang dan Pajero Sport menjadi pemimpin pasar di kelasnya bisa terwujud. Pasalnya, semua jurus ampuhnya sudah dipersiapkan dan tinggal memetik hasilnya. Terlebih, citra Mitsubishi sebagai kendaraan tangguh masih tetap positif di mata pelanggan.

Penulis : Dede Suryadi (Instagram & Twitter : @ddsuryadi)
Riset: Sarah Ratna Herni
Fotografer : Hendra Syaukani
======================================

Mitsubishi Makin Serius Garap Mobil Penumpang
• Sejak Agustus 2015, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) meluncurkan kampanye Brand New Day. Sebuah langkah yang menunjukkan bahwa KTB makin serius menggarap mobil penumpang. Selama ini, Mitsubishi lebih dikenal sebagai mobil niaga dan balap.
• Brand New Day terdiri dari tiga elemen komitmen: Brand New Product, Brand New Service, dan Brand New People.
• KTB makin rajin menghadirkan produk dan model baru, seperti Pajero Sport dan Mirage.
• KTB rajin berpromosi above dan below the line. Juga, aktif menggarap komunitas dan media sosial.
• Jaringan dealer terus diperluas. Saat ini ada 252 dealer, termasuk 83 dealer khusus untuk mobil penumpang.
• KTB sedang membangun pabrik baru dengan kapasitas produksi 160 ribu unit per tahun. Pabrik ini akan memproduksi Pajero Sport, small MPV, dan L300 pada 2017.
• KTB menargetkan menjadi pemimpin pasar nomor tiga di segmen penumpang dan nomor satu untuk Pajero Sport.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.